Before The Wedding Night * Kertas wangi berwarna merah marun dan bertinta emas tergeletak di mejanya ketika Louis memasuki ruangan. Sebuah post note ditempel di sebelahnya. "Kau harus mendampingi Dennis saat ijab kabul nanti, pastikan dia tidak salah mengucapkannya. ^_^ Eliza" Louis tersenyum miring. Tidak jelas harus bahagia atau merasa sedih. Ada kekhawatiran dalam tulisan Eliza, pesan terselubung yang meminta Louis mengawasi Dennis. Yah, pernikahan tinggal seminggu lagi, meskipun Dennis menepati janjinya untuk memulai kembali semuanya dari awal bersama Eliza, Louis tahu kalau tidak semudah itu bagi Dennis menjalaninya. Terbukti sering kali Louis melihat Dennis tersenyum pada Eliza, tapi pandangan matanya seolah hampa. Pria itu menjadi periang saat banyak orang, tapi menjadi pemuru

