Episode 48

1132 Kata

Lessi melirik jam dinding dari balik bilik kerjanya, sudah hampir pukul lima, artinya sebentar lagi waktunya pulang. Kantor majalah kecil itu sudah sepi, karyawan yang hanya berjumlah puluhan itu lebih memilih untuk bersantai di lobby atau membuat kopi sambil mengobrol di pantry sembari menunggu jam pulang. Banyak juga yang sedang bertugas meliput ke luar, jadi tidak heran kalau hampir semua kursi yang disekat bilik-bilik dari kayu sebatas d**a itu terlihat kosong. Ia meluruskan kaki dan tangannya yang pegal karena terlalu banyak duduk. Lessi memang sudah mengumpulkan banyak foto sehingga hari ini tugasnya hanya memilah foto-foto terbaik untuk diterbitkan dalam edisi majalah bulan ini. Matanya terpaku pada foto-foto terakhir yang diambilnya, yaitu foto Davian yang terlihat sangat kaku di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN