Episode 74

1153 Kata

Tersadar menjadi tontonan para asisten rumah tangga sebelah rumahnya, sang kakak segera membayar ongkos taksi adiknya dan menariknya masuk ke rumah. Mendudukkannya di kursi ruang keluarga, dalam sekejap ia masuk ke kamarnya dan kembali dengan beberapa kosmetik pembersih muka. "Kak, Dennis ... Papa ...." Eliza tidak sanggup berkata-kata lagi untuk menceritakan semuanya, tapi ia yakin sang kakak sudah mengetahuinya. "Ssttt, Kakak tahu." Kakaknya mengelus-elus rambut adiknya yang kusut bekas sanggul kemarin, dan membersihkan wajah Eliza dengan kapas dan cairan pembersih wajah. Ia lebih dari tahu kalau adiknya bahkan tidak sempat berkaca setelah peristiwa kemarin. Ia tidak menyangka kalau adiknya akan bernasib tragis seperti ini. Begitu ia sampai di rumah ini sore kemarin, suasana rumah su

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN