"Hei, Dar! Maafin sikap Kakak kemarin ya," ucap Aileen sembari menatap adiknya yang sedang memasang seatbealt di sebelahnya, berpura-pura tidak mendengar dan malah menatap ke luar jendela mobil. "Oh, jadi ceritanya kamu mau bales nyuekin Kakak nih. Oke deh, siap-siap aja Kakak sebarin soal kamu sama An--hmph!" Dalam sekejap Darren sudah membekap mulut kakaknya, tapi karena tangannya yang besar sehingga hidung Aileen pun ikut tertutup. "Sstt, jangan kencang-kencang nanti Papa sama Mama denger. Bisa gawat kalau sampe aku ketahuan pedekate sama cewek. Kak Ai nggak asik ah!" Darren berbisik di telinga kakaknya. Aileen manggut-manggut dengan suara tidak jelas. Melihat hal itu Darren segera melepaskan tangannya dan Aileen langsung mengambil napas banyak-banyak. "Kamu mau ngebunuh Kakak ya? N

