Hari ini rasanya dunia lebih indah dari biasanya bagi Louis. Matahari mulai menampakkan sinarnya dengan anggun, burung-burung seolah bernyanyi riang ikut menikmati kebahagiaannya. Dia bahkan bersiul-siul dan sesekali bersenandung mengikuti irama musik yang dipasangnya di mobil, tidak peduli dengan kemacetan yang biasanya ia maki-maki setiap pagi. Ia melirik Eliza yang sekarang bisa ia sebut istrinya dengan bangga, sedang memandang ke luar jendela dengan wajah bersemu merah. Senyum Louis melebar. Semalam mereka sudah meresmikan hubungan suami-istri secara normal. Tidur satu ranjang layaknya pasangan lainnya, dan melakukan hal itu untuk pertama kalinya. Yang lebih penting dari semuanya, Eliza sudah memaafkannya. Bayangan kejadian semalam menari-nari di matanya. "Hei, ada apa?" Louis tidak

