Diantar Pulang

637 Kata

“LO nggak mau nganterin gue pulang?” Pertanyaan Aluna membuat Alaska rasanya ingin menjedukkan kepalanya ke tembok. “Nggak cukup lo udah nyusahin gue tadi di dalam? Masih  berani minta antar pulang?”
Aluna memanyunkan bibirnya. Gerakan refleks yang selalu ia  lakukan setiap ia sedang bete.
“Jangan diterima tantangannya!” ujar Aluna tiba-tiba berubah serius.
Alaska mengerutkan kening tak suka. “Emang lo pikir lo siapa  pakai ngatur-ngatur gue?”
“Gue serius, Alaska! Mereka punya maksud tertentu makanya  mereka ajakin lo balapan!”
“Sotoy! Emang lo kenal sama mereka?”
Aluna terdiam membuat Alaska menatapnya penuh selidik. “Gue cuma berbicara sesuai insting aja,” ujar Aluna akhirnya. Alaska mendengkus. “Sok bener gaya lo!” sahutnya. “Lo  ngeremehin kemampuan balapan gue, ya?”
Aluna langsun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN