BEGITU turun dari lantai dua, wajah Aluna yang merah padam mengundang tanya Kevin, Aldo, dan Max yang kini sedang duduk di ruang makan. “Lo kenapa, Lun? Diapa-apain ya sama Alaska?” cerocos Aldo membuatnnya mendapat hadiah pelototan gratis dari Max. “Do!” tegur Max dan Kevin bersamaan. Aldo meringis. “Sorry. Gue kan nanya aja.” Aluna tak menjawab pertanyaan Aldo. Gadis itu malah berjalan mendekati kulkas dan melihat ke dalam untuk mencari bahan- bahan yang bisa ia gunakan untuk membuat sarapan. Tentu bukan hanya untuk dirinya, melainkan untuk anak-anak Scorpion juga. Aluna ingin membuatkan mereka makanan sebagai ucapan terima kasih karena telah membantu menolongnya semalam. Aluna tersenyum senang melihat betapa lengkapnya isi kulkas itu. Tadi ia sudah tidak berharap banyak karena pen

