“Hai, mas pacar!” Aluna memajukan tubuhnya hingga Alaska dapat melihat wajah cantik itu. Polesan make up yang dikenakannya membuat fitur wajah Aluna semakin menonjol dan terlihat sempurna. “Elo??!” ujar Alaska tak percaya. “Lo gila ya, Vin?!” bentaknya. Kevin hanya bisa meringis. “Nadine yang maksa!” jelasnya. “Duh! Emang kenapa sih kalau Aluna? Dia pacar lo, kan?” Mendadak Alaska merasa kepalanya pening. “Pacar dari Mars!” ujarnya. “Lo juga! Apa sih, pakai mau disuruh ke sini? Nggak puas tadi udah bikin drama di sekolah? Masih mau cari panggung lain?” Bibir Aluna maju beberapa senti. “Aku ke sini cuma mau bantuin kamu, tahu!” ujarnya tak terima dituduh yang tidak- tidak. “Lagian mana aku tahu kalau acaranya akan seserius ini!” Alaska mendengkus. Nasi sudah menjadi bubur, tidak m

