"Lo tadi bolos pelajaran?" tanya Dinda kemudian menyuapkan sesuap nasi goreng ke dalam mulutnya. Gadis itu benar-benar menemani Alaska di kantin sekarang. "Iya," balas Alaska santai. "Gak boleh gitu lagi," ujar Dinda dengan nada menuntut. "Kenapa? Asik lagi bolos pelajaran." "Asik sih asik, tapi itu gak baik Al. Apalagi kalo keseringan," nasihat Dinda. "Temen-temen lo juga ikut bolos?" Alaska mengangguk. "Yaudah, nanti gue nasihatin deh mereka," ujar Dinda. "Apalagi Anjas, kan sayang cowok pinter kaya dia jadi ikutan bolos kena pengaruh negatif gara-gara temenan sama lo." Alaska menoleh tak suka mendengar ucapan Dinda yang terkesan seperti mengkhawatirkan Anjas. "Kenapa perhatian banget sama Anjas? Sama gue aja gak pernah." "Gak pernah gimana? Sebelum ngomongin Anjas juga gue udah n

