Niat awal adalah berbagi cerita perihal statusnya yang sudah memiliki kekasih, meski terkesan aneh jika Anne tiba-tiba mengaku sudah berpasangan. Karena itu, Anne terus mencari momen, agar sesi mengadunya terdengar lebih alami. Tetapi, dengan suasana kafe yang cozy, beberapa orang pria yang hilir mudik mendatangi meja mereka sekadar untuk meminta foto bersama Val, Anne benar-benar tidak memiliki kesempatan. Jus mangga di gelasnya bahkan hampir habis, merasa bosan namun nyaman secara bersamaan. Bahkan, setelah Val selesai melayani para penggemar yang terus meminta foto, dia hanya meminta maaf sekenanya, lalu mulai menceritakan kesehariannya bersama bisbol yang terdengar menyeangkan. "Dan akhirnya timku menang telak! Dengan aku sebagai senjata terakhirnya!" Tutup Val pada sesi bercerita y

