"Tawaran untuk kerja di kantorku masih berlaku, Anne." Lirih Jovan, menghentikan langkah Anne yang hendak masuk ke dalam gedung apartemennya. Setelah pukul 10 malam, mereka memutuskan pulang dengan perut kenyang dan hati Anne yang sedikit lebih lega, karena melepaskan beban pikirannya dengan bercerita banyak pada Jovan. Sebenarnya Jefry menentang Anne untuk terus berteman dekat dengan Jovan, tapi mau bagaimana lagi, dia merasa lebih nyaman dengan lelaki itu. Anne menghela nafas dengan wajah lelah, berniat menjawab tawaran Jovan dengan raut wajahnya yang tidak bahagia. Dia memang mengeluhkan perihal status penganggurannya, namun tidak berarti bisa semena-mena menerima pekerjaan dari teman juga kan? Lagipula, apa kata Jefry jika Anne bekerja pada Jovan? Kandidat pertama sebagai lelaki yang

