Bab 61

1331 Kata

Malam menjatuhkan keheningannya seperti kabut yang menggantung di udara vila. Angin laut mengetuk-ngetuk jendela kaca besar, membawa aroma asin dan dingin yang samar menyusup ke dalam ruangan. Lavinia berdiri di depan jendela, diam dalam bayangan remang. Gaun tidurnya, satin tipis berwarna krem pucat, mengusap kulitnya setiap kali angin malam menyelinap masuk. Rambut panjangnya terurai bebas, menutupi sebagian punggungnya yang telanjang. Di tangannya segelas wine, tapi isinya tak berkurang. Di belakangnya, Seth masuk pelan ke kamar, langkah sepatunya nyaris tanpa suara di lantai marmer. Ia mengenakan kemeja putih yang digulung separuh lengan, celana panjang hitam, dan ekspresi yang tak bisa dibaca. “Nona.” Lavinia tak menoleh. “Perceraianku sudah sah.” Diam sejenak. Seth mendekat s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN