Aurora tidak tahu bagaimana harus menggambarkan perasaannya saat ini. Sedih, marah, dan kecewa sudah pernah dirasakannya kala mendapati kenyataan bahwa Reyhan bermain api di belakangnya. Lalu saat dia mengetahui kenyataan lain yang mengungkapkan kalau saat ini Riska sedang mengandung anak dari mantan suaminya itu, hatinya langsung mati rasa. Mungkin kalau hatinya diibaratkan pasir, saat ini sudah ikut berterbangan terbawa angin dan habis tak bersisa. Setelah meninggalkan kamar rawat yang ditempati oleh Riska, Aurora keluar dari rumah sakit dan berjalan tanpa arah tujuan. Persis seperti yang dilakukannya setelah memergoki Reyhan sedang b******u mesra dengan Riska. Hatinya terasa hampa. Ingin pulang, tapi tahu yang akan didapatinya hanyalah kekosongan. Tapi menentukan tempat tujuan pun, tak

