Jangan Jadi Pengecut

1707 Kata

Pada akhirnya Riska membiarkan Aurora untuk menghubungi Reyhan. Selagi menunggu Aurora berbicara dengan lelaki itu di telpon, Riska memilih untuk mengamati interior kamar rawat inapnya. Sejak dipindahkan tadi dia belum sempat melihat apa saja yang ada di kamar tersebut. Bukan hal yang penting juga sebenarnya. Tapi daripada bosan tanpa melakukan apa-apa, jadi lebih baik dia melakukan sesuatu. Kamar tersebut cukup luas, seperti kamar VIP pada umumnya. Cat dindingnya berwarna broken white dengan pintu berwarna coklat tua. Selain ranjang utama yang diperuntukkan bagi pasien rawat inap, di kamar tersebut juga disediakan satu ranjang lainnya yang bisa digunakan untuk keluarga atau kerabat yang menemani. Di salah satu sisinya terdapat sofa panjang berwarna coklat dengan sebuah meja di depannya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN