Ajakan Tinggal Bersama

1868 Kata

Ketika Aurora tahu kalau ternyata sejak dulu Dirga sering camping, entah di pantai atau di gunung, dia protes karena selama ini lelaki itu tak pernah membawanya ikut serta. “Ya gimana, kamu dulu sibuk sama Reyhan, sih,” alasan yang dikemukakan Dirga tersebut membuat Aurora bungkam dan memilih kabur dari hadapan lelaki itu. Dia duduk di atas pasir dan membiarkan tubuhnya basah terkena air laut. Rasanya masih tidak nyaman saat nama mantan suaminya disebut dalam obrolan mereka. Terlebih, melihat tatapan terluka di mata Dirga ketika Nama Reyhan disebut. “Setelah ini aku akan sering ajak kamu camping. Nggak usah ngambek gitu,” Dirga menyusul duduk di sebelahnya, mencubit pipinya yang kini lebih berisi. “Is… ngapain sih cubit-cubit pipi. Sakit, tau,” Aurora menarik dirinya menjauh supaya tan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN