Hari ini bukan jadwal konsultasi Aurora dengan Gema, namun perempuan itu tetap datang untuk menemui teman baik sekaligus psikolognya itu. Sesuai dengan janjinya pada Gema beberapa waktu lalu ketika dia meminta alamat Ganendra, Aurora akan memberi tahu perempuan itu tentang siapa Nilam dan Ganendra sebenarnya. Lucu rasanya, mengingat selama kuliah dulu mereka berteman dengan baik, dan Aurora sangat sering datang ke rumahnya. Namun dia tak pernah sekalipun bertemu dengan Ganendra. Dan kini, satu kenyataan baru mengungkapkan bahwa mereka ternyata memiliki hubungan saudara. “Hei, Ra, maaf lama,” Gema menghampiri Aurora yang duduk di salah satu sudut kafe di dekat tempat Gema praktek, yang sering mereka datangi. Napasnya terengah-engah dan wajahnya memerah. Rambutnya sedikit berantakan. “Kam

