Kembali Menoreh Luka

1724 Kata

Sebagai seseorang yang sejak kecil sudah diajarkan hidup mandiri–karena ya siapa juga yang akan mengurusi kalau bukan dirinya sendiri–Dirga sudah terbiasa melakukan semua pekerjaan rumah tanpa bantuan, termasuk memasak untuk dirinya sendiri. Atau sesekali untuk Aurora, dan yang paling sering merasakan makanan hasil buatannya tentu saja Edo. Jadi ketika pagi ini saat dia baru keluar kamar dengan penampilan yang sudah rapi dan mendapati meja makan sudah dipenuhi piring dan gelas–meja makan di apartemennya memang kecil, jadi meskipun di atasnya hanya diletakkan dua buah piring dan gelas pun sudah terlihat penuh–lelaki itu senang bukan main. Dia jarang sekali membuat sarapan, karena memang malas dan lebih praktis jika membeli saja. Akan tetapi, pagi ini berbeda. Aurora yang sudah dua hari me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN