Suffering

1761 Kata

Bu Ratna meletakkan nampan yang berisi tiga gelas teh panas dengan hati-hati, kemudian menaruh masing-masing gelas ke atas meja. Perhatiannya sejak tadi tak lepas dari Aurora yang hanya diam dengan ekspresi wajah datar. Perempuan itu tidak menunjukkan emosi apapun, namun Bu Ratna tahu kalau anak asuhnya itu pasti memendam sesuatu yang bisa meledak sewaktu-waktu. Beberapa menit lalu, wanita paruh baya itu telah mengatakan semuanya pada Aurora. Bu Ratna, dengan suara bergetar, sudah memberitahu Aurora siapa Nilam dan Ganendra. Dia tahu, Aurora begitu kecewa. Anak asuhnya itu sudah menunggu sejak lama tentang akan jawaban yang akhirnya dijawab, seperti janjinya dulu setiap Aurora kecil bertanya di mana atau siapa orang tuanya. Kini ketika dia sudah tidak berharap apapun, tidak juga penasara

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN