Pagi Yang Melelahkan

1202 Kata

Sekalipun tak ingin memikirkannya, namun pikiran Aurora tetap saja berkhianat pada dirinya sendiri. Sepanjang malam, dia tidak bisa memejamkan mata. Otaknya terus memutar pertemuannya dengan dua orang yang katanya merupakan kedua orang tua biologisnya siang tadi. Perempuan muda itu tak bisa memungkiri bahwa ketika dia melihat Nilam, dia seperti melihat dirinya di masa tua nanti. Persis seperti yang dikatakan oleh Gema, kalau perempuan itu memiliki kemiripan dengan dirinya. Aurora juga masih bingung dengan perasaannya sendiri. Dia tidak tahu apakah dia senang setelah mengetahui fakta bahwa kedua orang tuanya ternyata masih hidup. Yang jelas, dia justru merasa kecewa sebab, kalau ternyata mereka masih hidup, seharusnya dia tidak tumbuh besar sebagai anak panti asuhan. Wangi aromaterapi la

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN