Riska berkali-kali membuka layar ponselnya untuk kemudian kecewa karena tidak menemukan satu notifikasi pun dari Reyhan yang sejak tadi dia tunggu kehadirannya. lelaki itu tadi mengiyakan permintaannya untuk datang ke rumah, bilang kalau mungkin dia akan sampai sebelum jam tujuh malam. Oleh karena itulah Riska juga memintanya untuk sekalian makan malam bersamanya. Jadi sepulangnya dari kantor tadi, perempuan itu langsung menyibukkan dirinya di dapur untuk menyiapkan makan malam. Namun meskipun jarum jam dinding yang menempel di ruang tamu sudah hampir menunjukkan angka delapan, Reyhan masih juga menampakkan batang hidungnya. Lelaki itu juga tidak memberi kabar pada Riska, pun tidak merespon panggilan perempuan itu. Sehingga Riska yang memang sangat mengharapkan kedatangannya pun menjadi r

