Dua Puluh Enam

1075 Kata

            “Angkasa, aku lupa mau tanya dari kemarin soal sesuatu.” Ucap Tita ketika ia sedang membantu Angkasa menjemur pakaian. Kebetulan dirinya masih kesulitan menggunakan mesin cuci, sehingga dirinya hanya berpartisipasi dalam menjemur.             “Tentang?”             “Pernikahan kita.”             Angkasa menghentikan pergerakannya dan menatap Tita kaku.             “Kamu ingat Ratna teman sekelas kita yang juga atlit panahan? Beberapa hari yang lalu aku ketemu dia karena dia kebetulan berobat ke klinik. Ada yang bikin aku ngerasa bingung.”             “Apa?” tanya Angkasa terlihat gugup.             “Dia enggak tahu soal pernikahan kita dan dia juga enggak tahu soal hubungan kita. Memangnya kita nikah enggak undang-undang?”             “Tita,” Angkasa menghelana napas men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN