maaf telat update ^^ Happy reading Tita capek, kakinya pegal, badannya terasa lengket karena keringat. Ia sudah berputar-putar ke setiap alamat untuk melamar pekerjaan. Namun hasilnya nihl, ia ditolak hanya karena masih sekolah. Padahal hampir semua tempat yang ia datangi memiliki jam kerja yang cocok dengannya, tetapi tetap saja pemilik tidak mau memperkejakannya. Tita menghabiskan minuman sekali teguk dan membuangnya ke tempat sampah. Gadis itu lalu memijat-mijat kakinya yang terasa pegal karena berjam-jam mengayuh. Tita baru menyadari ia berada di pinggir jalan tepat di sebrang perguruan tinggi negri. Kampus almamater Ibunya. Mendapatkan ide baru, Tita membawa sepedanya masuk ke dalam kampus. Kuliah. Hal yang tidak ia

