Lima Puluh Tiga

1179 Kata

   cerita ini bikin aku nostalgia di jaman SMA   ^^                   “Apa?” tanya Tita terkejut.             Angkasa menatap datar gadis di hadapannya walaupun dalam hati ia baru menyadari bahwa gadis itu memiliki tahi lalat di sudut bibirnya. “Kamu kenapa? Terlihat gelisah,”             Tita menggeleng. “Enggak,”             “Oh.” Jawab Angkasa dan kembali ke bangkunya. Pria itu dengan santai dan membuka bungkusan rotinya.             Tita sendiri memilih duduk di kursinya dan berusaha menenangkan diri. Ingin kabur namun akan terasa aneh jika baru masuk ke kelas lalu keluar lagi. Kembali Tita melirik Angkasa yang tengah memakan rotinya sambil mendengarkan walkman. Lelaki itu terlihat santai dan acuh.             Kini mereka masih duduk di kelas 2 SMA. Itu berarti Angkasa dan Bulan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN