“Yun, enggak usah ke garut dong plese!!” mohon Tita pada Yuyun di kelas. “Enggak bisa Ta. Kalau aku enggak ikut, bisa-bisa si Mama buang aku jadi anak! Kenapa sih? Kan enak ngerjain sama gebetan berdua. Kamu bisa pepet,” Tita mendengus dan menatap Jihan. “Han, kamu temenin aku yuk minggu!” “Enggak bisa, aku juga ngerjain tugas kelompok di rumah Niken.” Tita cemberut. “Ganti kelompok bisa enggak sih?” “Susahlah, orang dikumpulin senin. Kamu kenapa sih Ta?” Yuyun menggeser lebih dekat pada Tita dan berbisik. “Kamu udah tembak Angkasa terus ditolak ya? Itu sebabnya kamu kelihatan aneh,” Tita mengernyitkan muka. “Sembarangan! Sorry ya, walaupun ini sudah emansipasi wanita tetap aja kalau soal

