“Mama lagi apaaa?” tanya Balqis mendapati Tita yang sedang berdiri di depan kompor sambil membawa buku. “Mama lagi belajar masak. Aqis nanti coba ya?” “Aqis udah lama enggak makan masakan Mama, Aqis kangen telur mata sapi bikinan Mama!” Tita melirik cangkang telur yang menumpuk di tempat sampah sambil meringis. Dia bikin telur ceplok aja gagal terus, apa kabar mata sapi. Mematikan kompor, Tita berjongkok mensejajarkan diri dengan Balqis. “Emangnya Mama jago masak ya?” Balqis mengangguk. Tita menggaruk rambutnya. “Hmm.. karena Mama kemarin sakit, jadi sekarang masakan Mama agak beda. Tapi Mama lagi belajar suapaya masakannya enak lagi.” Balqis tersenyum memperlihatkan gigi ompongnya.

