Empat Puluh Lima

1245 Kata

pengen aku semangat update?? komennya mana yaaa ^^ selamat membaca             Seharian ini Tita banyak sekali melakukan kesalahan. Dimulai dari dirinya yang salah menulis nama pasien, menjatuhkan gelas ketika akan memberikannya kepada pasien dan melamun ketika Rita meminta bantuannya.             Pikirannya sudah kusut, kepalanya terasa berat dan ia ingin menangis. Dadanya sesak karena memendam kesedihan. Ia ingin menangis tapi tidak tahu harus menangis kepada siapa. Ia ingin marah tetapi apakah kemarahan bisa merubah nasibnya?             Ini bukan tempatnya.             Lagi-lagi ia menguatkan dirinya. Ia berharap ini hanyalah masa depan semu. Ia harap ia masih tertidur dan segera bangun lalu memeluk kedua orangtuanya atau Bi Ica.             “Kamu kenapa?” tanya dokter Adit begi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN