Suara dehaman membuat Angkasa sontak menoleh sementara Bulan berpura-pura sibuk mencari buku di rak. Tita yang awalnya menyusul Angkasa untuk menyuruh pria itu kembali ke kelas, sontak merasa kesal melihat sang suami masa depan malah asyik berduaan di salah satu lorong perpustakaan. “Di suruh Bu Ema balik ke kelas,” ujar Tita ketus. Angkasa sedikit melirik Bulan dan dengan cepat menyusul Tita yang sudah berjalan duluan bersama teman sekelas lainnya yang kini sedang memakai sepatu. “Tita,” panggil Angkasa pelan. Tita berbalik, wajah gadis itu terlihat marah. “Bisa pacarannya sepulang sekolah? Ini masih jam pelajaran!” Angkasa menahan lengan Tita yang akan hendak berbalik. Pria itu membawa Tita ke bawah

