Dua Puluh

1055 Kata

Hari telah berganti. Semalaman dirinya tidak bisa tidur, Tian memutuskan meminum obat tidur, tentunya dengan anjuran dokter. Perbuatannya ini, berdasar atas usulan asisten kurang ajarnya itu. Tidak apa sebenarnya. Jika mengkonsumsinya tidak terlalu sering. Meminum obat tidur terhitung ini yang ke tujuh kalinya. Lima tahun lalu ia pernah melakukannya. Kalian tahu sendiri karena apa. Cinta yang tak terbalas. Sekarang, mungkinkah sama? Tadi malam ia sudah memikirkan matang-matang. Tekadnya sudah bulat. Ia tidak ingin jadi pria lemah saat masa lalu datang. Dengan bodoh lebih memilih masa lalu dibanding wanita yang ada didekatnya, kemudian menyesal saat sadar siapa yang dicintai sebenarnya. Ketika sadar, masa lalu itu hanya singgah dan sengaja memanfaatkan untuk menghancurkan hati wanita lai

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN