Enam Puluh Satu

666 Kata

Lucy tidak menyangka, hari ini akan tiba lagi di hidupnya. Rasa yang jauh sangat berbeda dari sebelumnya. Ia dapat merasakan itu. Bahkan debar di d**a dan kegugupan luar biasa ia rasakan tiga jam lalu masih ada. "Melamun?" Senyum mengembang di wajah Lucy, melihat dua orang datang menghampirinya. Bahagianya sekarang lengkap,dua orang itulah yang melengkapi. Suami dan putri kecilnya yang baru sebulan lalu berada di gendongannya dengan kondisi kesehatan yang baik dan pulang ke rumah bersamanya. "Aku tidak melamun." "Ah, Mama bohong." Tian menjawab dengan suara dibuat seperti suara anak kecil. "Aku haus Mama, mau minum s**u biar sehat. Mau lari-lari nanti sama Papa." Lucy menggelengkan kepalanya. "Mau dua bulan, mana bisa lari Papa." Tian tertawa kemudian menyerahkan anaknya kepada Lucy.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN