Malam hari, Emma memutuskan menemani Ivan di rumah sakit. Dia sengaja tidak beritahu ke mertuanya mengenai kondisi Ivan. Lilian masih mengomel seperti biasa, meskipun sang menantu berbaik hati sempat menolongnya. "Lembur? Di malam hari? Untuk apa? Apakah kamu kekurangan uang?" Emma menabahkan diri. "Tidak, memang ini kewajiban perawat." John yang sudah sadar dan berbaring di samping istri sambil menyeruput sup hangat buatan Emma, menoleh ke arah menantunya. "Apa kamu tidak bisa keluar dari pekerjaan sekarang? Sangat bahaya keluar di malam hari." "Saya berangkat naik taksi," kata Emma. Lilian yang menghabiskan sup, meletakkan sendok dengan kesal. "Kenapa aku harus makan ini lagi? Tidak bisakah kita makan daging?" Emma diam-diam menghela napas, berusaha menabahkan diri. Menghadapi oran

