Hugo menatap Ahan. "Kakak, kenapa tidak mengurus perusahaan dan menyelesaikan masalah saja?" Ahan mendongak, untuk menatap adiknya yang tinggi menjulang. "Bukankah rumah sakit tempat kalian bekerja yang memulai duluan? Mereka membuat berita seolah aku seorang penjahat." "Membunuh hewan yang tidak menyerang manusia, termasuk dalam kejahatan," ucap Emma. "Bisa disebut kejahatan hanya untuk sesama manusia, sementara hewan- bukan kejahatan, mereka pantas mati." Ahan menatap Emma dengan tatapan kebencian. "Apa kamu tidak bisa tidak ikut campur masalah orang lain?" "Sepertinya ada kesalah pahaman di sini, Emma dan aku mengurus anjing kecelakaan, kami tidak tahu apa pun tentang masalah kakak. Yang kami tahu adalah menyelamatkan pasien," kata Hugo. Emma mengerutkan kening begitu mendengar kal

