OPERASI DARURAT

1003 Kata

Emma melihat foto burung cerek di kertas yang sudah dibagikan para relawan. Tertarik dengan burung mungil yang mampu terbang melewati benua secara berkelompok. Rasanya iri bisa terbang dengan bebas. Hugo yang melihat istrinya menatap foto burung itu, mulai menggodanya. "Aku tidak akan mau membelikan kamu burung ini, mereka terbang bebas. Sangkar bukan tempat yang terbaik." Emma mencibir. "Ini mengingatkan aku, kemarin kamu memasukan burung itu ke dalam kandang ukuran lima puluh. Siapa yang punya ide itu?" "Aku. Tidak ada sangkar yang bisa dipakai, jadi aku pakai kandang itu." "Bagaimana kondisi burungnya?" "Sudah lebih baik, aku harus menyerahkannya ke yang lebih paham." Emma menghela napas panjang. "Aku bukan spesialis burung, hanya perawat hewan yang diseret kesana kemari." "Bias

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN