Emma tersenyum puas ketika melihat ibu mertuanya marah, lalu kembali duduk tegak sambil menghabiskan makanan. Yah, tidak ada salahnya juga makan makanan mahal. Kepiting salju yang mahal, rasanya pengen hap hap semua makanan di atas meja. Tanpa sadar, Emma mengambil banyak lauk di atas meja sembari chef menjelaskan makanan lain apa yang dia buat. Tidak penting, mau mahal atau murah- yang penting bisa masuk ke dalam perut, sudah beres! Namun, Emma tidak menyadari wajah ibu mertuanya yang semakin syok begitu melihat betapa rakusnya sang menantu. Bukan masalah menghabiskan makanan, melainkan- Lilian menatap Hugo yang makan dengan tenang. "Apakah istri kamu sedang hamil?" Emma tersedak makanan dan mengambil gelas yang dapat dijangkau, kebetulan saja gelas itu milik sang suami. Hugo menaikk

