Pagi ini cerah. Tidak mendung, tidak berangin, ataupun hujan. Semuanya terasa indah bagi Disa, apalagi saat mengingat semalam dirinya mengobrol sambil memakan kue bersama Troy hingga larut malam. Sampai akhirnya Troy menginap di kamar Disa, namun karena tempat tidur Disa tidak terlalu besar, jadi Troy memilih tidur di sofa. Agar Disa tidak kesempitan, begitu pikir Troy. Padahal, Disa malah senang jika tidur berdekatan dengan Troy. Aroma tubuh lelaki itu sangat manis, membuatnya merasa nyaman dan tenang. "Disaaaa!" Disa berhenti berjalan, lalu melihat sekitar. Tidak ada siapa-siapa. Namun, saat dia mau melangkah lagi, seorang nenek sihir langsung menghalangi jalannya. "Eh, udah sembuh lo?" tanya Disa masih

