Dua Puluh Enam

1344 Kata

Ada rindu yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Walau hanya sekedar menatap kadang rasanya sudah cukup _____ “Cepat semuanya berkumpul!” Alfath berseru lantang di antara suara pesawat tempur dan ledakan bom. “Kita akan melakukan misi penyelamatan. Kalian berhati-hati lah” Setelah menyampaikan beberapa petuah, para pasukan dengan baret merah kebanggaan mereka mulai berpencar. Berbaur dengan pasukan dari belahan di berbagai negara di dunia yang ikut menyelamatkan dan membantu PBB untuk misi perdamaian. Di tengah hiruk-pikuk dan jeritan pilu itu, mata Alfath menangkap keberadaan sebuah keluarga kecil yang terlihat ketakutan di antara remangnya cahaya. Tempat itu tersembunyi, sama sekali tak ada yang menyadarinya jika mata mereka tak jeli mengawasi wilayah itu. Alfath melangkah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN