Hiduplah dengan kebahagiaanmu sendiri. Tak perlu membandingkannya dengan orang lain karena tolok ukur kebahagiaan setiap orang berbeda. _____ “Jadi ketemu klien hari ini?” Kai yang sedang memoleskan bedak di wajahnya menolehkan kepalanya pada layar ponselnya sekilas dan mengangguk. “Mas kok belum tidur? Disana udah jam..” Kai menolehkan kepalanya menatap jam digital di atas nakasnya kemudian menatap Alfath intens. “Jam 12 lewat.” sambung Kai lalu kembali memoleskan bedaknya namun kali ini menjadikan layar ponselnya sebagai cermin. Alfath mengamati wajah serius Kai yang memoleskan make up pada wajahnya. “Mas denger Kai gak sih?” tanya Kai saat Alfath tak membuka suaranya. “Iya, mas denger kok. Mas juga kangen” jawab Alfath santai. “Ih apaan sih, Kai gak ada ya bilang gitu.” ucap Ka

