Part 7

1792 Kata

Langit malam berhias taburan bintang dan cahaya rembulan yang memancarkan keindahannya. Namun, Aqilla. tampak murung. Malam ini, Aqilla merasa dilema karena Tedi. Mantan pacarnya itu mengajaknya ke sebuah kafe. Malam ini, Tedi akan menjemputnya. Gadis itu sempat menolak, akan tetapi Tedi terus memohon karena ada sesuatu yang penting untuk dibicarakan. Mau tidak mau, Aqilla menyetujuinnya. Aqilla sudah berpakaian rapi dan memakai hijab modisnya. Ia menunggu Tedi di ruang tamu bersama papanya. Sebelumnya, Aqilla meminta izin kepada papanya untuk ke kafe bersama Tedi. Tidak berselang lama, Tedi sampai di rumah Aqilla menaiki mobil BMW hitamnya. Aqilla langsung membukakan pintu rumah ditemani papanya. "Assalamualaikum, Om," sapa Tedi ramah sambil mencium tangan papa Aqilla. "Waalaikumussala

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN