Hari itu mereka lalui seperti orang asing. Zara lebih banyak menghabiskan waktunya di kamar, hanya keluar ketika waktunya untuk makan. Sedangkan Zayn lebih banyak menghabiskan waktunya di luar kamar, menonton tivi, membaca buku di perpustakaan, bahkan sampai bersih-bersih. Malamnya, mereka tidur di kamar masing-masing. Sama seperti sebelumnya, tidak ada yang berbeda. Zara memiliki kamarnya sendiri, begitupun dengan Zayn. Namun malam ini, ketika Zayn hendak memasuki kamarnya, dia merasa benar-benar tidak enak. Bahkan ketika tubuhnya berbaring di atas ranjang, perasaan tidak nyaman itu muncul semakin jelas. Zayn pusing dan mual. Lalu tidak butuh waktu lama untuk membuatnya berlari ke kamar mandi dan muntah-muntah. Kepalanya berdenyut sakit, pusing, dan Zayn khawatir bahwa kejadian kemar

