Made in Hallstatt

2242 Kata

~Author POV Setelah Dillah yang mengejutkan semua penghuni rumah dengan drama paginya, Athaar yang harus berhati-hari berucap, Ibu yang menenangkan pun si bungsu Kalfani ikut tak luput dari korban drama, berakhir diomeli Ibu dan kena ultimatum Athaar, Dillah akhirnya setuju untuk tidak ke RMC Hospital, mereka memang harus segera memastikan alasan sikap Dillah yang begitu sensitif. “Ke RMC saja, dokternya waktu Sea juga bagus.” “Kamu tanya Sea coba. Sewaktu Kai di sana,” ujar Ibu. Athaar menggelengkan kepala, “tanya Sea sama dengan memberitahunya, jangan dulu bu. Aku ingat kok nama dokternya. Pernah sekali mengantar Sea pas Sky lagi di California itu.” “Oh, ya sudah kalau begitu.” Setuju Ibu. “Ini Dillah sudah mandi?” “Lagi bersiap,” “Harus hati-hati berucapnya ya Aa, jangan sa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN