Menjalani hari-hari sebagai istri dari Athaar Kalfani ketika ia sedang off day, aku pergi mengurus katering Ibu bersamanya, sebaliknya jika tepat suamiku tugas, aku bisa dari pagi sampai selesai di sana bersama Ibu yang sudah tidak diizinkan berlama-lama di ruko. Itu pun karena Ibu yang terus memaksa, mengeluh bosan jika hanya di rumah saja. Akhirnya kami, anak-anaknya tetap mengizinkan sementara ini dengan syarat, Ibu tidak bisa seharian. Selain itu, untukku sibuk di katering juga membuatku jadi tidak hanya di rumah, menunggu kepulangan Athaar. Athaar hingga Sea dan Althaf bilang padaku jika mereka bersyukur sekali ada aku sekarang yang bisa bantu Ibu, jadi Ibu tidak seharian mengurus kateringnya. Aku melakukannya pun dengan suka cita, benar-benar bisa menikmatinya. Aku belajar banyak

