Sudah pukul satu siang dan Anton belum makan apa-apa. Bukan karena tidak lapar, tetapi lebih karena nafsu makannya menghilang karena kedatangan Ali tadi pagi. Apalagi terus saja melintas perlakuan Parmi pada Ali yang sangat manis. Hati Anton rasanya mendidih. Sebelum masuk ke kelas, ia membeli roti dan s**u beruang di kantin kampus. Langkahnya pasti saat pukul satu lebih lima belas menit, jadwalnya mengisi mata kuliah ekonomi manajemen di kelasnya Ali. "Assalamualaikum. Selamat siang semua." Sapa Anton ramah, sambil menyunggingkan senyuman ke semua mahasiswa yang ada di ruangan. "Wa'alaykumussalam. Selamat siang, Pak!" Jawab penghuni kelas serempak. "Keluarkan kertas kosong, kita quis materi pekan lalu!" "Yaaaaah...kok dadakan sih,Pak!" Gerutu mahasiswa di depannya, termasuk Ali yang

