21+) ***** Anton terperangah saat istrinya Parmi tiba-tiba datang memeluknya erat. Pelukan yang sudah dari lama ia nantikan, ternyata baru kesampaian saat ia menjadi ojol. "Ibu kenapa?" tanya Anton sambil berbisik, ia mencoba merengganggkan pelukan Parmi, namun tidak bisa. "Hikss..hikkks..." Parmi masih terisak. Anton mengusap air matanya yang jatuh di pipi. Kemudian tangan kokohnya menyambut pelukan hangat sang istri. Keduanya saling berpelukan tanpa memedulikan satu dua orang yang lewat di depan mereka. Jaket Anton sudah basah oleh air mata istrinya. "Kok ngojek sih, Mas?" tanya Parmi di tengah isakannya. Ia memberanikan diri melihat wajah lelah suaminnya. "Mas gak ngajar lagi?" tanya Parmi lagi, sungguh ia penasaran. "Ngajar, ini pulang ngajar BIMBEL, sekalian ambil penumpang,

