Pasha ungu duet sama Rossa Ada yang nunggu Anton buka puasa?? **** Anton menjadi gelisah dan bete setelah mendengar ucapan Ali. Begitu masuk ruang dosen, masih ada sepuluh menit waktunya kosong. Ia bisa menghabiskan bubur kacang hijau yang ia beli tadi. Sambil menikmati setengah terburu-buru sarapannya, ia teringat teh Parni. Ia berharap kakak iparnya itu bisa membantunya menghadapi Ali. Ia mengeluarkan ponsel dari dalam tasnya, lalu menghubungi nomor kakak iparnya. "Hallo, assalamu'alaykum, Teh!" "Wa'alaykumussalam. Kenapa Ton?" "Saya mau minta tolong." "Iya, tolong apa?" "Jika nanti Ali ke rumah, jangan biarkan bertemu dengan Parmi ya, Teh!" "Oke." "Terimakasih, Teh. Nanti pulang ngojek, eh..pulang ngajar saya bawakan martabak. Anton menutup teleponnya, hampir saja ia keceplo

