Pandhu yang bersama dengan Adera dan juga para karyawannya, mengerutkan alisnya. Pria itu tidak suka dengan kata-kata yang keluar dari bibir para gadis itu. Mereka benar-benar tidak sopan membicarakan Adera di depan dirinya saat ini. Gadis itu juga hanya diam, dan menatap mereka tajam. Walaupun pandhu juga sadar hal itu tidak membuat orang-orang yang berada disini menjadi diam. Pandhu semakin tersulut ketika ada seorang karyawan yang dengan lempengnya mengatai Adera, w************n dan beberapa kata yang kurang mengenakkan untuk didengar. Pandhu merapatkan Adera ke sisi tubuhnya dan berbalik menatap tajam wanita yang berambut cokelat di belakangnya itu. “Tutup mulutmu, kamu tidak tahu apapaun tentang dia.” Pandhu menatap wanita yang kini terdiam, dan menelan ludahnya bberapa saat. Adera

