Marinka menaikkan alisnya melihat Arianna yang ingin bicara dan berakhir terdiam beberapa kali. Entah apa yang ada dipikiran gadis itu. Apa aku kurang meyakinkan untuk dirinya? Itu yang ada di pikiran Marinka. Lagi pula Marinka tidak akan mempermasalahkan apa yang ada lontarkan oleh gadis itu. “Katakan Arianna, jangan canggung seperti itu. Aku berada dipihakmu, karena untuk menyingkirkan wanita itu kita butuh strategi.” Ucap Marinka dengan pandangan yang penuh kebencian. Aku akan membuat Pandhu tersadar dan bisa terlepas dari jerat gadis itu. Arianna mengangkat kepalanya kalau menatap Marinka dengan sedikit rasa takut. “Aku ... Aku ... Aku takut wanita itu tahu dan akan melaporkan semuanya pada Pandhu.” Cicit Arianna rendah. Itu ketakutan yang ada pada Arianna setelah melihat reaksi Ad

