Menginap

1562 Kata

Pandhu terduduk di hadapan gadis itu, lalu menatap Adera yang terlihat masih mengumpulkan sedikit nyawanya. Adera menguap dan juga fokus pada pria itu. Ngapain malam-malam menyusul dirinya ke sini? “Kamu kenapa tidak langsung pulang ke rumah aku?” datar saja suara Pandhu bertanya pada Adera. Adera menghela napasnya, lalu memegang dagunya. “Aku tadi diantar Alex, jadi bingung juga mau menjelaskan sama Alex kalau pulang ke rumah kamu sayang.” Adera tersenyum canggung. Pandhu memegang dagunya, pria itu lalu mengangguk. “Tapi kamu tidak punya hubungan apa-apa dengan dia 'kan?” Adera mengangguk dengan cepat, bagaimana caranya mau punya hubungan apa-apa kalau dirinya juga baru dekat dengan Alex sekarang. Coba kalau dekat dari dulu batin gadis itu “Tidak ada, aku pikir kamu pun tidak akan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN