Pesta petaka (2)

1934 Kata

Seperti seorang raja dan ratu. Turun dari mobil mewah, Kenzie terlebih dahulu keluar, cowok itu memutari mobilnya dan berdiri tepat di depan di pintu Aurel, membukakan pintu untuk gadis itu, senyuman manis terbit di wajah Aurel, di bawah sinar lampu pelataran hotel, Kenzie menggenggam tangan Aurel mengajak gadis itu keluar dari mobil. Keduanya berjalan menuju lobby yang memang sudah disiapkan untuk acara pesta. Kenzie berjalan bersebelahan dengan Aurel, keduanya nampak sangat serasi. "Gue malu Ken, banyak yang lihatin kita," ujar Aurel berbisik. Saat mereka berjalan, seluruh mata langung mengarah kepadanya. Siapa yang tidak tau kalau Kenzie adalah anak si pemilik acara. Jadi sorotan tentunya sudah hal biasa bagi Kenzie, tapi Aurel? "Kamu malu jalan bareng aku?" tanya Kenzie. "Bukan g

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN