BAB 24

1597 Kata

            Malam yang dingin disertai hujan petir. Ilona menatap hujan yang turun dari langit lewat jendela. Sesekali dia menyesap kopinya yang masih hangat. Dia memikirkan banyak hal yang terjadi dalam hidupnya. Dikhianati sahabatnya—Kamila yang diam-diam menjalin hubungan dengan kekasih yang sudah setahun lebih bersama. Sekian lama setelah perpisahan menyakitkan itu, sebuah pesan dari mantan kekasihnya mengejutkannya. Mengabari bahwa mantan sahabatnya sakit dan memintanya untuk menemui mereka. Ilona menggeleng ironi.             Dia sadar bahwa dalam setahun ini dia banyak berubah. Pengkhianatan dan kebenciannya pada Erick adalah penyebab pasti perubahannya. Dulu, dia gadis yang polos. Tidak suka berteriak, tidak suka mengumpat dan membenci orang-orang jahat. Dia tersakiti ..dan akhir

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN