"Enggak, Lang." tolak gadis itu. Alis Gilang langsung menukik tajam mendengar penolakan dari gadis itu. "Apa maksudmu enggak, Sia? Kamu gak mau lepas dari kehidupan Aska? Begitu?!" selidik Gilang dengan nada yang jelas terdengar tidak suka. "Bukan gitu, Lang. Aku cuma gak mau ngerepotin kamu lebih dari ini. Biaya kekurangan rumahku itu tidak sedikit, Lang. Dan aku gak mungkin bisa ganti itu semua ke kamu." balas Sia mencoba menolak bantuan pria itu secara halus. Mendengar itu, Gilang akhirnya mengerti alasan kenapa gadis itu menolak bantuannya. Kedua tangan Gilang diletakkannya di kedua bahu gadis itu dan menatap kedua mata Sia dengan lekat, mencoba untuk menjelaskan keinginannya itu. "Haahh Sia, kamu gak perlu ganti apa-apa ke aku. Aku emang niat buat bantu kamu. Kamu itu pacar aku, Si

