Prabu Damar Anggabaya yang keluar dari ruang rapat yang diadakan bersama petinggi perusahaan Pancabuwana Internasional, berlari-lari kecil meniti tangga darurat sebab lift penuh oleh pejabat yang hendak makan siang bersama. Prabu yang ditawari makan bersama baik oleh Waluyo dan Putri menolak dengan halus sebab dia sudah berniat ingin mengajak seseorang yang selama beberapa hari ini jadi sulit dihubungi. Ratu tampak sangat aneh dan dia merasa bersalah karena melalaikan gadis itu. Apa boleh buat, nyaris beberapa hari dia menggantikan tugas Putri dan setelah semua beres, Waluyo yang puas dengan kinerjanya malah meminta Prabu untuk menerima promosi menjadi manager pemasaran. Prabu yang berpikir bahwa hal ini bisa berdampak baik sekaligus buruk pada hubungannya dengan Ratu, kemudian meminta wa

